Wedang Secang

Wedang Secang

Secang atau nama lain dari (Caesalpina Sappan L) Adalah tumbuhan yang mudah ditemukan di Indonesia karena tumbuhan jenis ini termasuk tumbuhan liar. Terkadang sering ditanam sebagai pembatas kebun atau sebagai tanaman pagar. Batang pohon kayu secang berwarna abu-abu, namun jika kita lihat di bagian dalam kulit pohon, batangnya berwarna kemerahan karena mengandung senyawa brazilin atau senyawa yang sering digunakan untuk bahan pewarna.

Kayu secang memiliki aroma yang sangat khas sehingga sering diekstrak untuk dijadikan bahan utama minyak atsiri. Tanaman ini banyak tumbuh di Asia Tenggara termasuk Indonesia, selain itu juga banyak tumbuh di India, Malaysia, dan Pasifik.

 

Anda juga bisa mengolah kayu secang ini menjadi minuman yang berkhasiat. Berikut Resep untuk membuat Minuman Tradisional Wedang Secang.

  • Bahan

> 10 gram Serutan Kayu Secang
> 2 Batang Serai, ambil bagian putihnya lalu bakar dan memarkan
> 150 gram Jahe yang sudah dibakar
> 6 cm Kayu manis
> 10 butir Cengkeh
> 2 butir kapulaga
> 200 gram gula batu
> 1.750 ml air

  • Cara Membuat

1. Rebus air, kayu secang, serai, jahe, kayu manis, cengkeh, daun cengkeh, daun pala diatas api kecil. Dan tunggu sampai harum.
2. Setelah muncul aroma harum, Angkat lalu saring.
3. Tambahkan sedikit gula batu untuk memberi sedikit rasa manis supaya tidak begitu berasa seperti jamu. Dan kemudian sajikan saat masih hangat.

Selain itu, kayu secang juga mempunyai manfaat lain diantaranya :
1. Antioksidan
2. Antibiotik Alami
3. Menghentikan Pendarahan
4. Menyehatkan dinding usus
5. Meningkatkan Efektifitas Penyerapan Vit.C
6. Anti nyeri
7. Menangkal Radikal Bebas
8. Kangker Prostat
9. Menurunkan Resiko Serangan Jantung, dan

Ada beberapa kegunaan dan manfaat tanaman yg bernama secang ini. Seperti kulit kayunya bisa dimanfaatkan sebagai Bahan pengobatan, Pewarna, dan minuman penyegar. Kayu secang dipercaya dapat mengobati Diare, Disentri, TBC, Luka dalam, Sipilis, Malaria, Radang selaput lendir mata, dan Tumor. Namun secara umun,secang hanya untuk diminum dengan cara rebus serutan kayu secang seberat 3-9 gram. Jika untuk pemakaian luar, biasanya kayu direbus lalu airnya digunakan untuk mencuci luka, luka berdarah, atau bisa juga dipakai untuk merambang mata yang meradang.

Dan untuk informasi, Kayu Secang mempunyai banyak nama di berbagai daerah seperti Aceh sering disebut (Seupeueng),Sopang (Toba), Lacang (Minangkabau), Supa (Bima),Sema (Manado), Sapang (Makasar),Sungiang(Ternate),Roro (Tidore) Sappanwood (Inggris), dan Souou (Jepang).

You May Also Like